Jumat, 07 Desember 2012

Memanfaatkan waktu dengan baik

Leave a Comment
“Sungguh saya telah berjumpa dengan beberapa kaum, mereka lebih bersungguh-sungguh dalam menjaga waktu mereka daripada kesungguhan kalian untuk mendapatkan dinar dan dirham” (Al-Hasan Basri)
Saudaraku, Waktu adalah salah satu diantara nikmat Allah yang paling berharga dan agung bagi manusia. Cukup bagi kita kesaksian Al-Qur’an tentang betapa agungnya tentang nikmat yang satu ini. Banyak ayat-ayat Al-Qur’an yang menunjukkan tentang urgensi waktu, ketinggian tingkatannya, dan juga pengaruhnya yang besar. Bahkan Allah telah bersumpah dengan waktu dalam kitab-Nya yang mulia dan ayat-ayat-Nya yang luhur dalam konteks yang berbeda-beda. Allah yang urusan-Nya yang begitu agung telah bersumpah dengan waktu malam, siang, fajar, subuh, saat terbenamnya matahari, waktu dhuha, dan dengan masa.
Hanya orang-orang hebat dan mendapatkan taufik dari Allah, yang mampu mengetahui urgensi waktu lalu memanfaatkanya seoptimal mungkin. Dalam hadits, “Dua nikmat yang banyak manusia tertipu dalam keduanya, yaitu nikmat sehat dan waktu luang (HR. Bukhari). Banyak manusia tertipu didalam keduanya, itu artinya, orang yang mampu memanfaatkan hanya sedikit. Kebanyakan manusia justru lalai dan tertipu dalam memanfaatkannya.
Saudaraku, Allah memberikan kita setiap hari “modal” waktu kepada semua manusia di muka bumi ini adalah sama, yaitu 24 jam sehari, 168 jam seminggu, 672 jam sebulan, dan seterusnya. Namun kenapa prestasi bisa berbeda? Dalam waktu yang sama, Mereka mampu berbuat dan berkarya seperti berikut:
  1. Rasulullah SAW : Dalam waktu 23 tahun bisa membangun peradaban Islam yang tetap ada sampai sekarang. Ikut 80 peperangan dalam tempo waktu kurang dari 10 tahun, santun terhadap fakir miskin, menyayangi istri dan kerabat, dan yang luar biasa adalah beliau seorang pemimpin umat yang bisa membagi waktu untuk umat dan keluarga secara seimbang!
  2. Zaid bin Tsabit RA : Sanggup menguasai bahasa Parsi hanya dalam tempo waktu 2 bulan! Beliau dipercaya sebagai sekretaris Rasul dan penghimpun ayat Quran dalam sebuah mush’af
  3. Abu Hurairah : Masuk Islam usia 60 tahun. Namun ketika meninggal di tahun 57 H, beliau meriwayatkan 5374 Hadits! (Subhanallah!)
  4. Anas bin Malik : Pelayan Rasulullah SAW sejak usia 10 tahun, dan bersama rasul 20 tahun. Meriwayatkan 2286 Hadits.
  5. Abul Hasan bin Abi Jaradah (548 H) : Sepanjang hidupnya menulis kitab-kitab penting sebanyak tiga lemari.
  6. Abu Bakar Al-Anbari : Setiap pekan membaca sebanyak sepuluh ribu lembar.
  7. Syekh Ali At-Thantawi : Membaca 100-200 halaman setiap hari. Kalkulasinya, berarti dengan umurnya yang 70 tahun, beliau sudah membaca 5.040.000 halaman buku. Artikel yang telah dimuat di media massa sebanyak tiga belas ribu halaman. Dan yang hilang lebih dari itu.
  8. Ibnu Jarir Ath-Thabari, beliau menulis tafsir Al-Qur’an sebanyak 3.000 lembar, menulis kitab Sejarah 3.000 lembar.Setiap harinya beliau menulis sebanyak 40 lembar selama 40 tahun.Total karya Ibnu Jarir 358.000 lembar.
  9. Ibnu Aqil menulis kitab yang paling spektakuler yaitu Kitab Al-Funun, kitab yang memuat beragam ilmu, adz-Dzahabi mengomentari tentang kitab ini, bahwa di dunia ini tidak ada karya tulis yang diciptakan setara dengannya. Menurut Ibnu Rajab, sebagian orang mengatakan bahwa jilidnya mencapai 800 jilid.
  10. Al-Baqqilini tidak tidur hingga beliau menulis 35 lembar tulisan.
  11. Ibnu Al Jauzi senantiasa menulis dalam seharinya setara 4 buah buku tulis. Dengan waktu yang dimilikinya, beliau mampu menghasilkan 2.000 jilid buku. Bekas rautan penanya Ibnul Jauzi dapat digunakan untuk memanasi air yang dipakai untuk memandikan mayat beliau, bahkan masih ada sisanya.
  12. Iman An-Nawawi setiap harinya berlajar 12 mata pelajaran, dan memberikan komentar dan catatan tentang pelajarannya tersebut. Umur beliau singkat, wafat pada umur 45 tahun, namun karya beliu sangat banyak dan masih dijadikan sumber rujukan oleh umat muslim saat sekarang ini.

Masih banyak lagi contoh-contoh luar biasa lainnya. Kenapa tidak banyak orang yang bisa menyamai mereka? Padahal waktu yang diberikan Allah kepada mereka sama dengan waktu yang diberikan Allah pada hambaNya yang lain? Jawabannya adalah kecerdasan manajemen waktu.
Saudaraku, bercermin kepada genarasi salafus shalih umat ini, dimana mereka telah menorehkan contoh-contoh yang mengagumkan dalam memanfaatkan waktu, detik-detik umur dan setiap hembusan nafas untuk amal kebajikan. Dengan mengetahui jalan hidup orang-orang saleh dan kesungguhan mereka mereka dalam memanfaatkan detik-detik umur mereka dalam ketaatan, memiliki pengaruh besar dihati seorang muslim, yaitu pengaruh dalam menumbuhkan dan membangun gairah untuk memanfaatkan waktu dan memaksimalkan deti-detik usia dalam perkara-perkara yang mendekatkannya kepada Allah. Mari kita telusuri kisah indah dan uniknya mereka dalam memaksiamalkan waktu:
Para genarasi salafus shaleh umat ini sangat bersemangat untuk menjaga waktu hingga dalam keaadaan sakit dan sakratul maut
Al Biruni, (362H—440H), seorang ahli ilmu falak dan ilmu eksakta, ahli sejarah, dan menguasai lima bahasa yaitu bahasa Arab, Suryani, Sanskerta, Persia dan India. Saat detik-detik terakhir hidup beliau, tetap mempelajari masalah faraidh (waris). Lalu seorang berkata kepada beliau, layakkah engkau bertanya dalam kondisi seperti ini? Beliau menjawab, kalau aku meninggalkan dunia ini dalam kondisi mengetahui ilmu dalam persoaalan ini, bukankah itu lebih baik dari pada aku hanya sekedar dapat membayangkannya saja, tidak tahu ilmu tentangnya. Tidak lama setelah itu beliau wafat.
Ibrahim bin Jarrah berkata, “Imam Abu Yusuf Al Qadli rahimahullah sakit. Saya Menjeguknya. Dia dalam keadaan yang tidak sadarkan diri. Ketika tersadar, dia berkata kepadaku, ‘hai Ibrahim, bagaimana pendapatmu dalam masalah ini?’ Saya menjawab, ‘Dalam kondisi ini seperti ini?’ Dia menjawab, ‘Tidak apa-apa, kita terus belajar. Mudah-mudahan ada orang yang terselamatkan karenanya.’ Lalu aku pulang. Ketika aku baru sampai di pintu rumah, aku mendengar tangisan. Ternyata ia telah wafat.”
Syaikh Ibnu Taimiyah selalu menelaah dan memetapi pelajarannya saat beliau sakit atau berpergian. Ibnu Qayyim berkata, Syaikh kami Ibnu Taimiyah pernah menuturkan kepadaku, “Ketika suatu saat aku terserang sakit, maka dokter mengatakan kepadaku,‘Sesungguhnya kesibukan anda menelaah dan memperbincangkan ilmu justru akan menambah parah penyakitmu’. Maka saya katakan kepadanya, ‘Saya tidak mampu bersabar dalam hal itu. Saya ingin menyangkal teori yang engkau miliki. Bukankah jiwa merasa senang dan gembira, maka tabiatnya semakin kuat dan bias mencegah datanya sakit?’ Dokter itu pun menjawab, ‘Benar.’ Lantas saya katakan, ‘Sungguh jiwaku merasa bahagia dengan ilmu, dan tabiatku semakin kuat dengannya. Maka, saya pun mendapatkan ketenangan.’ Lalu dokter itu menmpali, ‘Hal ini diluar model pengobatan kami.’
Mempersingkat waktu makan, serta mengurangi makan agar tidak selalu sering ke WC
Kesungguhan genarasi salafus shalih umat ini dalam memanfaatkan waktu sampai pada tingkat bahwa mereka merasa sayang dengan waktu yang dipakai untuk makan, maka mereka mempersingkat sebisa mungkin.
Dawud At-Tha’i rahimahullah memakan alfatit (roti yang dibasahi dengan air). Dia tidak memakan roti kering (tanpa dibasahi). Pembantunya bertanya, “Apakah anda tidak berhasrat makan roti?” Dawud menjawab, “Saya mendapatkan waktu yang cukup untuk membaca 50 ayat antara memakan roti kering dan basah.” (Sifatus Shafwah, 3/92)
Ibnu Rajab Al-Hambali rahimahullah menceritakan kepada kita, Ibnu Aqil berkata, “Aku menyingkat semaksimal waktu-waktu makan, sehingga aku lebih memilih memakan kue kering yang dicelup ke dalam air (dimakan sambil dibasahi) dari pada memakan roti kering, karena selisih waktu mengunyahnya (waktu dalam mencelup kue dengan air lebih pendek daripada waktu memakan roti keringi) bisa aku gunakan untuk membaca dan menulis suatu faedah yang sebelumnya tidak aku ketahui.” (Dia melakukan hal itu supaya bisa memanfaatkan waktu lebih). (Dzailut Thabaqatil Hanabilah, Ibnu Rajab,1/177)
Asy-Syamsul Ashbahani, (674H—749 H), seorang tokoh mahzab Syafii, pakar fiqih dan tafsir. Apa yang diceritakan tentang beliau menunjukkan antusiasnya terhadap ilmu dan ‘pelitnya’ beliau untuk menyia-nyiakan waktu. Sebagian sahabatnya pernah menuturkan bahwa beliau sangat mengindari makan yang banyak, yang tentunya akan butuh banyak minum, dan selanjutnya butuh waktu masuk WC. Sehingga waktu pun banyak terbuang. Lihatlah! bagaimana mahalnya waktu dalam pandangan imam yang mulia ini. Dan tidaklah waktu itu mahal bagi beliau melainkan karena betapa sangat mahalnya ilmu tersebut.
Memanfaatkan waktu perjalanan dengan membaca buku, berzikir, menuntut ilmu, bahkan menyampaikan hadist
Said bin Jabir berkata, “Saya pernah bersama Ibnu Abbas berjalan disalah satu jalan di Mekah malam hari. Dia mengajari saya beberapa hadis dan saya menulisnya diatas kendaraan dan paginya saya menulisnya kembali diatas kertas.” (Sunan Ad-Darimi, Imam Ad-Darimi, 1/105)
Tentang Al-Fath bin Khaqan, beliau membawa kitab dalam kantong bajunya. Apabila beliau bangun dari tempat duduknya untuk shalat atau buang air kecil atau untuk keperluan lainnya, beliau membaca kitabnya hingga sampai ke tempat ingin dia tuju. Beliau juga melakukan hal tersebut ketika kembali dari keperluanya. (Taqyiidul ‘Ilm, Al Khatib Al-Baghdadi)
Imam An-Nawawi tidak pernah menyia-nyiakan waktunya, baik di waktu siang atau pun malam, kecuali menyibukkan dirinya dengan ilmu. Hingga ketika beliau berjalan di jalanan, beliau mengulang-ngulang ilmu yang telah dihafalnya, atau membaca buku yang telah ditelaahnya sambil berjalan. Beliau melakukan itu selama enam tahun. (Tadzkiratul Huffaz, Adz-Dzahabi, 4/1472)
Ibnu Khayyath An-Nahwi, wafat tahun 320 H. Konon, beliau belajar di sepanjang waktu, hingga saat beliau sedang berada di jalanan. Sehingga terkadang, beliau terjatuh ke seleokan, atau tertabrak binatang. (Al-Hatstsu ‘ala Thalabil ‘Ilm wal ijtihad fi jam’ihi, Abu Hilal Askari, hal. 77)
Memanfaatkan waktu-waktu makan, saat istirahat, bahkan saat di Kamar kecil (WC) sekalipun untuk membaca atau mendengar ilmu
Ahmad bi Ali berkata kepada Abdur Rahman bin Abu Hatim Ar-Razi rahimahullah, “Apa penyebabnya Anda banyak mendengar hadis dari bapakmu? Dan Anda banyak bertanya kepadanya?” Dia menjawab, mungkin karena ketika dia makan, saya belajar hadis kepadanya. Ketika berjalan, saya belajar kepadanya. Ketika dia buang hajat, saya belajar kepadanya dan ketika dia masuk rumah untuk mencari sesuatu, saya belajar kepadanya.” (Siyar A’lamin Nubala, Imam Adz-Dzahabi,13/50)
Simaklah cerita Ibnu Aqil Hambli rahimahullah tentang bagaimana ia menjaga waktunya, “Tidak halal bagiku untuk menyia-nyiakan sesaat saja dari umurku, sehingga apabila lisanku telah lelah membaca dan berdiskusi, mataku telah lelah membaca, maka aku menggunakan pikiran aku dalam keadaan beristirahat (berbaring di tempat tidur). Aku tidak akan berdiri, kecuali telah terlintas di benakku apa yang akan aku tulis. Dan aku mendapi kesungguhanku belajar ikmu dalam usia 80 tahun lebih kuat daripada apa yang kudapai ketika aku berumur 20 tahun.” (Al-Muntadzim fi Tarikhil Umam, Ibnu Jauzi, juz 9)
Ibnu Qayyim rahimahullah berkata, “Telah memberitahukan kepadaku saudara Syaikh kami, Abdur Rahman bin Abdul halim Bin Taimiyah dari ayahnya berkata, “Adalah kakek (yaitu Majdudin Bin Taimiyah) apabila ia masuk WC, dia berkata kepadaku, “Bacalah buku ini untukku, keraskanlah suaramu sehingga aku mendengarkannya.” Maka Ibnu Rajab mengomentari, “Hal ini menunjukkan akan kuatnya antusias beliau terhadap ilmu, sekaligus semangatnya untuk menggapainya, dan juga penjagaan beliau terhadap waktunya.” (Dzailuth Thabaqatil Hanabilah, Ibnu Rajab, 2/24)
Ibnu Nafis seorang ulama dan dokter terkemuka yang unggul, ia senantiasa menjaga setiap waktunya dan kesempatannya guna menorehkan ide dan pemikirannya, justru disaat-saat yang paling unik dan asing bagi yang lainnya. Beliau adalah pemuka dan orang yang terkemuka dalam ilmu kedokteran, dan memiliki banyak karya dalam bidang kedokteran. Diceritakan bahwa beliau mencatat sejumlah persoalan kedokteran disela-sela mandinya yaitu mengenai denyut nadi. Beliau lahir di Damaskus tahun 610H, dan wafat di Kairo pada tahun 687H. (Raudharul Jannat, Al-Khawanisari)
Melakukan dua aktivitas yang berbarengan sekaligus, untuk mengoptimalkan waktu-waktu yang tersedia
Sungguh Ulama salaf sangat berhati-hati sekali menjaga waktunya, mereka tidak akan membiarkan waktunya terbuang percuma dan berlalau sia-sia. Mereka cerdas dalam melakukan optimalisasi waktu. Meraka mampu merangkum dua kegiatan sekaligus dalam waktu yang berbarengan. Seperti yang telah disebutkan di atas, mereka berlajar sambil jalan, mendengarkan ilmu ketika di WC, memecahkan persoalan yang rumit disela-sela mandinya, membaca buku saat makan, berlajar disela-sela kesibukan dagang, memikirkan ide dan gagasan ilmu disaat berbaring di atas kasur, dan masih banyak lagi contoh-contoh yang mengagumkan tentang potret ulama salah dalam optimaliasisi waktu. Bahkan tetap memanfaatkan waktu, ketika memenuhi kewajiban mengadiri undangan, menerima tamu.
Ibnu Jauzi tetap bekerja tanpa meninggalkan berbicara saat dikunjungi tamu. Beliau menuturkan sendiri tentang bagaimana beliau memanfaatkan waktunya, “Saat saya menyadari bahwa waktu adalah sesuatu yang paling berharga, maka sudah menjadi kewajiban memanfatkan waktu tersebut untuk berbuat kebajikan. Maka saya tidak menyukai kebiasaan tersebut (maksudnya kebiasaan bertamu yang tidak membawa manfaat yang banyak terjadi didalamnya obrolan tak tentu arah, duduk berlama-lama), dan tidak suka berlama-lama dengan mereka, karena dua hal. Kalau saya menyalahkan mereka, maka akan terjadi kekurangakraban karena tindakan itu berarti memutus pertalian hati. Kalau saya mengikuti mereka, maka waktu terbuang sia-sia. Akhirnya saya berusaha mengindari pertemuan sebisa mungkin. Kalau saya kalah, maka saya cukup berbicara sedikit saja agar cepat berpisah. Kemudian saya sengaja menyiapkan berbagai pekerjaan sambil terus berbicara pada saat berjumpa dengan mereka, agar waktu tak terbuang sia-sia. Untuk menyiapkan pertemuan dengan mereka, saya sengaja memotong-motong kertas, meraut pensil, mengikat buku-buku. Karena semua itu adalah aktivitas yang memang harus dilakukan, tanpa harus berpikir dan berkosentrasi. Maka, semua pekerjaan itu saya siapkan untuk saat pertemuan dengan mereka, agar waktu saya tidak terbuang secara sia-sia.” (Saidul Khatir, Ibnu Jauzi)
Imam Sulaim Ar-Razi, ia wafat pada tahun 447 H. Beliau amat militan dalam menjaga sifat waranya. Beliau selalu melakukan introspeksi dalam soal waktu. Beliau tidak pernah membiarkan waktu berlalu tanpa manfaat, dengan terus menulis, mengajar, membaca tau menyalin ilmu dalam jumlah banyak. Abu faraj menuturkan, “Al-mualli bin hasan pernah menceritakan kepadaku bahwa ia melihat Sulaim Ar-Razi sedang memegang pena yang matanya sudah habis. Ia memotong kayu diujung penanya, sambil bibirnya bergerak-gerak. Al-Mu’amil akhirnya tahu, bahwa ia membaca sesuatu sambil memperbaiki penanya, sehingga tidak ada waktu yang terbuang sia-sia”. Yakni, saat kedua tangannya bekerja, beliau menggerak-gerakkan bibirnya untuk berzikir, agar tidak ada waktu berlalu sia-sia, tanpa melakukan ibadah kepada Allah. (Thabaqat Asy-Syafi’iyah Al-Wustha, Tajuddin As-Subki)
Ada ulama yang mensayatkan kepada orang yang mengundangnya ke acara walimahan agar disediakan baginya tempat yang agak lapang, guna meletakkan bukunya, yang akan beliau baca disela-sela mengadiri pesta tersebut. Kalau tidak ada, maka beliau lebih memilih tidak mengadiri acara tersebut.
Mengurangi tidur, dan mengisi malamnya dengan menuntut ilmu dan ibadah
Sebagian besar manusia waktu malamnya dimanfaatkan untuk tidur, jika pun tidak digunakan untuk tidur, mereka menggunakannya bergadang untuk hal-hal yang sepele, yang tidak membawa manfaat uyntuk dunia dan akhiratnya. Namun tidak bagi generasi salafus shaleh umat ini mereka menyadari kemulian zaman, mereka tahu akan hakekat waktu, waktu cepat berlalu, kalau berlalu tidak akan bisa kembali lagi. Mereka menyadari bahwa umur itu singkat, waktu boleh sama tapi prestasi harus beda. Tidak ada jalan lain bagi mereka selain mengurangi tidur mereka.
Muhammad bin Hasan Asy-Syaibani tidak tidur malam kecuali sangat sedekit sekali. Beliau adalah seorang imam ahli fikih, ahli ijtihad dan ahli hadis. Beliau lahir tahun 132H, dan wafat 189H. Konon beliau sering tidak tidur malam. Beliau biasanya meletakkan beberapa jenis buku disisinya. Bila bosan membaca satu buku, beliau akan menelaah yang lain. Beliau menghilangkan rasa kantuk dengan air, sembari berujar, “Sesungguhnya tidur berasal dari panas”. (Miftahus Sa’adah wa Misbahus Siyadah, I:23)
Gurunya Imam An-Nawawi berkata tentang Al-Hafizh Al-Mundziri, “Saya belum pernah melihat dan mendengar seorang pun yang paling bersungguh-sungguh dalam menyibukkan diri dengan ilmu selain dirinya. Ia senantiasa sibuk di waktu malam dan siang hari. Saya pernah berdampingan dengannya di sebuah madrasah di Kairo. Selama 12 tahun, rumahku berada di atas rumahnya. Selama itu pula saya belum pernah bangun malam pada setiap jammya, melainkan cahaya lampu senantiasa menyala di rumahnya, sedangkan ia hanyut dalam ilmu. Bahkan ketika makan pun ia sibuk dengan ilmu.” (Bustanul Arifin, Imam Nawawi)
Imam An-Nawawi sorang imam yang terkemuka, Syaikhul Islam, dan banyak menghasilkan karya tulis. Beliau datang ke Damaskus pada tahun 649H dan menetap disana yaitu di Madrasah Ar-Rawahiyah. Beliau berkata tentang diri beliau, “Saya menetap disana selama dua tahun. Selama itu, saya nyaris tidak pernah tidur.” Beliau berhasil menghafal kitab At-Tanbih selama 4,5 bulan dan membaca seperempat kitab Al-Muhazzab dengan hafala.” (Tadzkiratul Huffaz, Adz-Dzahabi)
Inilah keadaan orang-orang shaleh dan kisah-kisah mereka, beginilah seharusnya kita memanfaatkan setiap detik waktu kita. Lalu bagaimana dengan kita? Saudaraku, mereka beruntung sementara engkau terlelap. Mereka meraih kemenangan, sementara engkau meraih tangan kosong. Maka segera kita manfaatkan detik-detik umur kita, tekadkan dalam hati bahwa hari ini kita akan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, memandang setiap kesempatan adalah penting. Mari persembahkan karya yang paling baik dan bermanfat, di usia kita yang pendek ini.


Sumber : http://rayhanmogerz.blogspot.com/2012/10/bagaimana-kita-seharusnya-memanfaatkan.html
Read More...

Sabtu, 08 September 2012

Ahmad dhani dan Dewa 19 .....

Leave a Comment

Apakah benar Ahmad Dhani keturunan Yahudi? Mengapa dalam album – album grup musik Dewa 19 banyak simbol aneh? Apa yang sebenarnya terkandung dalam lirik2 lagu Dewa 19? Sebenarnya saya tidak terlalu ambil pusing dengan pertanyaan-pertanyaan diatas, tetapi setelah mencermati buku berjudul “Fakta & Data Yahudi di Indonesia” karangan Ridwan Saidi & Rizki Ridyasmara (Februari 2006) dan buku “Talmud, Kitab Hitam Yahudi Yang menggemparkan“ karangan M.A Syarkawi (cetakan edisi Indonesia, 2005). Saya merasa mempunyai beban moral untuk menyebarluaskan informasi ini kepada publik. Dengan tulisan ini , saya berharap lebih banyak pihak yang lebih memperhatikan

Sebelum membahas lebih jauh tentang simbol, kita perlu ketahui siapa sebenarnya Ahmad Dhani Manaf, sang komandan grup musik ini. Dalam Album Laskar Cinta, Dhani menulis sebagai berikut : DHANI THANKS TO : JAN PIETER FREDERICH KOHLER ( THANKS FOR THE GEN ) …, Siapakah JAN PIETER FREDERICH KOHLER??

Merunut silsilah keluarga, pemilik nama tersebut ternyata ayah dari ibu kandung Ahmad Dhani, alias kakeknya. Ibunya sendiri bernama Joyce Theresia Pamela Kohler. Jan Pieter Frederich Kohler adalah orang Yahudi Jerman. Secara jujur Dhani berterima kasih atas gen Yahudi yang ia terima dari sang kakek. (THANKS FOR THE GEN). Bisa jadi karena kebanggaannya mewarisi gen dari opa-nya.

1) Dhani sering tampil dengan memakai kalung Bintang David (simbol Zionis-Israel, hexagram), baik dalam aksi panggungnya ataupun dalam kesehariannya.



2) Pada cover album pertama DEWA 19, terdapat gambar Piramida Tak Sempurna (Unfinished Pyramid). Piramida tersebut terpancung dibagian ujungnya. Lambang tersebut sudah dikenal luas sebagai salah satu lambang Yahudi (lambang gerakan Masonis “ salah satu organisasi Yahudi, dan juga lambang tsb terdapat pada uang 1 dollar Amerika). Dan untuk diingat, dalam mitologi Judaisme angka 19 dikenal sebagai Dark Star (Bintang Kegelapan).
3) Dalam album TERBAIK TERBAIK
Pertama, secara jelas dimuat simbol Dewa Ra (Dewa matahari dalam mitologi Mesir Kuno). Dalam agama Yahudi (Judaisme) Dewa Ra diklaim sebagai salah satu Tuhan mereka. Pada Sinagog (rumah ibadah Yahudi) lambang ini lazim di pajang.

Kedua, terdapat pula lembaran satu Protocol Of Zions (Ayat-ayat Iblis) dalam bahasa Ibrani. Untuk menyamarkan, Protocol of Zions dalam cover album ini diletakkan secara terbalik horizontal. Yang sisi kiri dipindah kekanan dan sebaliknya. Untuk membacanya hadapkan dulu ke depan cermin.

4) Dalam album The Best Of DEWA 19, ada dua lambang yang dimuat, tulisan tangan italic yang ditumpuk jadi satu sehingga membentuk garis lurus. Satu garis horizontal, satunya lagi vertical, dan saling bersilangan seperti salib miring. Cover berbentuk horizontal ini baru memiliki arti jika diberdirikan atau diputar 90 derajat kearah kiri (lihat tanda panah biru di sudutkanan bawah cover tsb, itu bukan sekedar gambar panah tapi suatu instruksi) agar ‘pesan’nya sampai. Dikepala salib terdapat gambar personil Dewa yang jika dicermati membentuk sebuah bulatan. Ini sama dengan symbol okultisme yang terdapat dalam lambang Dewa Horus.




Kedua, Juga dicover depan. Di sudut kiri bawah ada gambar kepala seorang gadis dengan rambut panjang terurai, dikepala si gadis seolah ada pusaran air. Jika diperbesar maka akan terlihat bahwa “pusaran air” dan rambut si gadis itu sesungguhnya adalah mata dari Dewa Horus.
5) Dalam cover Album BINTANG LIMA (2000), Gambar sayap dengan hati di tengah dimuat utuh dengan latar belakang empat personil Dewa. Simbol ini lajim dipakai sebagai salah satu simbol gerakan perkumpulan Teosofie Yahudi. Ritual pengikut Teosofi biasanya mengadakan upacara pemanggilan arwah atau jin.


6) Dalam cover Album CINTAILAH CINTA (2002), Pertama, Cover depan album ini memuat secara menyolok simbol Eye of Horus. Horus adalah Dewa Burung dalam Mitologi Mesir Kuno yang diklaim sebagai salah satu dewa mereka.








Apa yang sebenarnya terkandung dalam lirik2 lagu Dewa 19?

Pertama, Lirik lagu “Sweetest Place” adalah sebuah lirik penantian akan ratu adil, penantian akan datangnya sesuatu, yang bisa membuat kehidupan menjadi menyenangkan.

"THIS IS THE SWEETEST PLACE
BARING MY FEELING
I’M WELCOMING AN EYE
INTO THE DARKEST ONE
IT TELLS ME NOT TO WORRY
FOR THE TIME IS YET TO COME
FOR SOMEONE TO ARRIVE
AND HEAL THE TROUBLED ONE
SUDDENLY THE RAINFALLS
SHOWERING A DESERT STONE
WASH AWAY THESE TEARS OF YESTERDAY
I HEAR THE SOUND OF
A RAISING CHORUS
SUNG BY THE ANGELS
AND THE BROKEN HEROES
I WONT GO BACK NOW I FEEL SO RIGHT
I’VE FOUND A PLACE
WHERE DREAMS AND LIFE BECOME ONE
AND FINALLY I DON'T HAVE TO RUN
I’VE FOUND A PLACE
WHERE DREAMS AND LIFE BECOME ONE
BECOME ONE"

Dan yang dinanti adalah:
MATA (I’am welcoming an eye/ Into the darkest one / It tells me not to worry…) Ratu adil itu adalah MATA. Menurut teologi Yahudi (Kabbala), The eye atau Mata merupakan mata Lucifer, Sang Pangeran Penguasa Kegelapan sekaligus Sang Penguasa alam raya.

Kedua, Dalam Album Laskar Cinta , ada sebuah lagu berjudul “SATU”. Syairnya bagaikan kerinduan yang teramat sangat seorang kekasih kepada pujaan hatinya.

"aku ini adalah dirimu
cinta ini adalah cintamu
aku ini adalah dirimu
jiwa ini adalah jiwamu
rindu ini adalah rindumu
darah ini adalah darahmu

reff: tak ada yang lain selain dirimu
yang selalu ku puja
ku sebut namamu di setiap hembusan nafasku
ku sebut namamu, ku sebut namamu

dengan tanganmu aku menyentuh
dengan kakimu aku berjalan
dengan matamu aku memandang
dengan telingamu aku mendengar
dengan lidahmu aku bicara
dengan hatimu aku merasa"

Ternyata TIDAK. Syair lagu tersebut merupakan manifestasi dari paham sesat “Wihdatul Wujud” (bersatunya mahluk dengan pencipta). Adapun pada versi CD nya terdapat ucapan terima kasih kepada : Syekh Lemah Abang. Dibawah syair lagu tersebut pada versi kaset terdapat ucapan terima kasih kepada Al Hallaz.

Siapapun yang pernah membaca sejarah Walisanga pasti tahu bahwa Syekh Lemah Abang adalah nama lain dari Syekh Siti Jenar. Jika Syekh Siti Jenar diperintahkan untuk dipenggal kepalanya oleh Walisanga, bagaimana dengan Dewa??, tentu tidak demikian..

Theosofie memang mengajarkan agar kita hanya fokus kepada cinta terhadap sesama manusia dan seolah tidak peduli kepada cinta terhadap Tuhan. Mereka mengajarkan Pluralisme, bahwa siapa tuhanmu adalah tidak penting, yang penting adalah hatimu yang mencintai sesama manusia. Pemikiran seperti ini disebarkan agar manusia-manusia yang sudah tersesat dan menyembah tuhan-tuhan palsu tidak lagi peduli untuk meneliti apakah yang mereka sembah itu betul-betul Tuhan atau bukan. Padahal, kita harus mengenal dulu siapa Tuhan yang akan kita sembah,baru kita menyembah-Nya dengan berbagai kebajikan. Jika kita tidak teliti, bisa-bisa yang kita sembah bukannya Tuhan, melainkan Iblis. Dan yang pertama kali harus kita cintai adalah Tuhan,baru kemudian manusia.

Pemusik yang juga anggota Free Mason bukan hanya Dhani, dan anggota Free Mason bukan hanya pemusik. Di segala bidang, anggota Free Mason telah berada di segala bidang untuk menyesatkan manusia dari berbagai jalan. Melalui musik,lirik lagu,pendidikan di sekolah-sekolah,ideologi,politik,gaya hidup,televisi, hiburan,dan bidang lainnya.
 
Sumber : http://mthalhah.blogspot.com/2010/11/apakah-benar-ahmad-dhani-keturunan.html
Read More...

Minggu, 08 Mei 2011

Menyelamatkan Ponsel Yang Terendam Air dengan beras

Leave a Comment

Pada suatu ketika anda sedang memegang ponsel, tetapi tiba-tiba anda tidak sengaja menjatuhkannya ke dalam air, tapi ada tidak sadar dan setelah sekitar 30 menit ada baru merasa kehilangan ponsel tersebut. ketika kamu mencarinya ternyata ponsel kamu berada di dalam air. Apa yang akan kamu lakukan?

http://static.inilah.com/data/berita/foto/248702.jpg

Eits jangan kuatir di sini saya punya solusinya ini belajar juga dari pengalaman seorang teman dan ternyata berhasil dan tips ini awalnya dari Lifehacker dan kata pembacanya juga berhasil menyelamatkan ponselnya yang terendam air selama 30 menit. Pastinya kalau dengan keadaan ini kalian semua akan khawatir dan bingung bagaimana solusinya.

Caranya mudah hanya melepas batu baterai dan mengeringkan ponsel tersebut kemudian masukan kedalam kantong beras selama 10 jam.

Read More...

Perbedaan Anak Jaman Dulu dan Sekarang

Leave a Comment

Dunia Anak, wah sudah jau berbeda dengan jaman dahulu. Apa yang kalian semua lihat pada dunia anak sekarang? terlihat menyedihkan? Coba dibandingkan dengan dunia anak jaman dahulu, sepertinya labih menyenangkan dan alami. Berikut perbedaan dunia anak jaman sekarang dan jaman dahulu.

Ini lagu anak-anak jaman dahulu, penyanyinya imut-imut dan lagunya juga memang lagu khusus anak-anak:

anak-jaman-dulu-1

Ini lagu anak-anak jaman sekarang, waduh parah anak-anak sekarang nyanyinya lagu-lagu cinta kayak orang dewasa. Padahal lagu-lagu tentang cinta belum sesuai dengan porsi anak-anak.

Dahulu kalau sepulang sekolah mainannya kayak gini, mainya di alam sehingga kita juga bisa bersahabat dengan alam dan juga terasa lebih menyenagkan.

anak-jaman-dulu

Sekarang kalau sepulang sekolah mainannya kayak gini, mainan kayak gini sekarang malah membuat seorang anak menjadi malas belajar kan?

anak-suka-maen-game

Dahulu anak-anak kalau sore hari, memang ini seharusnya yang dilakukan seorang anak menambah ilmu agama coba lihat jaman sekarang.

menimba-ilmu-agama

Sekarang anak-anak kalau sore hari, wah parah terkontaminasi dengan acara yang namanya sineteron.

anak-nonton-sinetron

Sebenernya sedih ya melihat perbedaan yang sangat mencolok dari dunia anak jaman sekarang dan jaman dahulu. Tapi bagaimana lagi namanya juga perubahan jaman dan teknologi. Menurut kalian kita harus bagaimana menanggapi semua ini?

Read More...

Ternyata Demam Bukanlah Sebuah Penyakit

Leave a Comment

Demam bisa dibilang jenis penyakit nomer 2 setelah sakit kepala yang sering di derita oleh manusia. baik anak-anak maupun orang dewasa. Saat terserang demam, sering kali kita khawatir “wah jangan-jangan kena demam berdarah”, ya memang sih itu salah satu gejalanya. Tapi tidak semua demam itu berujung pada penyakit yang ngeri, seperi DBD itu.

Demam adalah proses mekanisme tubuh yang sehat ketika melawan suatu penyakit. Tubuh dikatakan demam jika suhunya lebih dari normal, yaitu 37,5 derajat celcius diukur dengan termometer. Demam merupakan alarm tubuh sedang melakukan perlawanan terhadap suatu gangguan.

Pada umumnya tubuh demam karena 2 hal:

1. Penyesuaian Dengan Lingkungan

Dalam keadaan normal, suhu tubuh diatur oleh pusat pengatur suhu badan di hipotalamus. Jika suhu lingkungan naik atau turun, tubuh mengirim sinyal ke pusat pengatur suhu tubuh untuk menyesuaikan diri.

Proses penyesuaian inilah yang menampilkan mekanisme tertentu. Misalnya, jika udara di sekitar dingin, pembuluh darah mengerut untuk mengurangi pengeluaran panas tubuh. Sebaliknya jika udara di luar panas, pembuluh darah melebar dan kelenjar keringat bekerja untuk melepas kelembaban.

2. Melawan Infeksi

Ketika sel-sel darah putih sebagai ‘pasukan’ yang melawan penyakit bekerja keras melawan musuh, maka saat itu ada zat-zat kimia yang dilepaskan dalam aliran darah dan mengirim laporan ke otak. laporan ini kemudian direspon dengan perintah agar tubuh meningkatkan suhunya. Alasannya, untuk menghambat perkembangbiakan penyakit yang masuk. Selain itu, diharapkan dapat membantu merangsang pembuatan antibodi.

Jika merasa badan agak meriang atau demam, lekaslah minum obat sesuai dengan dosisnya. Jika demam tidak kunjung turun dalam jangka waktu 2-3 hari, segeralah periksa ke dokter.

Read More...

Sabtu, 09 April 2011

Download Avast Antivirus versi 6.0

Leave a Comment
Avast merupakan antivirus yang cukup populer, terutama untuk kategori free antivirus. Bukan saja karena gratisnya, tetapi fitur yang disertakan cukup melimpah, meski di versi gratis-nya sekalipun. Mendahului produk antivirus lainnya, Avast baru saja merilis versi baru produk antivirusnya, Avast Antivirus 6.0. Versi baru ini tentu memberikan fitur dan tampilan baru, sehingga bagi pengguna versi 5, tidak sepantasnya melewatkan versi baru ini.

Free Avast Antivirus 6.0 menyediakan fitur cukup banyak, yang biasanya di produk lainnya hanya diberikan di versi berbayar, tentu ini merupakan berita yang cukup menggembirakan, terutama yang mempunyai dana terbatas dan belum mampu membeli antivirus berbayar. Beberapa fitur baru atau keunggulan Avast Antivirus 6.0 antara lain :

  1. Auto Sanbox – Fitur virtualisasi otomatis pertama untuk kategoris Antivirus.
    AutoSanbox mengidentifikasi aplikasi berbahaya (mencurigakan) dan otomatis menampilkan pesan ke pengguna apakah akan menjalankan aplikasi ini di mesin virtual yang aman. Jika aplikasi ini berbahaya maka mesin virtual avast akan shutdown dan komputer/PC akan tetap aman.

  2. WebRep – Merupakan panduan reputasi sebuah website dan malware.
    WebRep akan menyatu dengan hasil pencarian di search engine, dengan menggabungkan informasi dari komunitas serta data yang suda ada, untuk menyatakan reputasi sebuah web apakah aman atau tidak untuk di kunjungi.
  3. Internet Protection yang Lebih – Tambahan opsi untuk proteksi internet.
    Avast menyertakan proteksi baik untuk perlindungan Web dan juga script, melindungi baik di level HTTP maupun level web browser, termasuk untuk memblock website tertentu.
  4. Know what’s bad – Mengenali dan menghentikan milyaran malware (virus).
    Perkembangan malware/virus memang sangat fantastis, dan Avast sudah menghentikan sekitar 1.2 Milyar virus sampai bulan Januari 2011. Avast mendapatkan 12.000 sample virus unik setiap hari dari informasi penggunanya.
  5. Avast mendapatkan rating yang cukup bagus di beberapa test antivirus terakhir. Dan Avast Antivirus 6.0 juga mempertahankan kecepatan scan serta performa.
  6. Free – Versi gratis yang disediakan menyertakan semua fitur diatas, serta berbagai fitur utama dari versi sebelumnya.

Fitur Umum

Selain dengan berbagai fitur baru diatas, secara keseluruhan, Free Avast Antivirus 6.0 memberikan berbagai fitur, antara lain sebagai berikut:

  • Engine Antivirus dan Antispyware
  • Real-time proteksi anti-rootkit
  • Avast WebRep (baru)
  • Avast CommunityIQ
  • Boot time Scanner
  • AutoSandbox
  • Intelligent Scanner
  • Green computing
  • File systm shield
  • Mail shield
  • P2P shield/IM Shield
  • Network shield
  • Script shield
  • Behaviour shield
  • Mendukung sistem 64bit
  • Heuristic Engine

Dan berbagai fitur lainnya. Untuk Penjelasan dan informasi selengkapnya, silahkan langsung mengunjungi website Avast Free Antivirus.

Spesifikasi & Download

Untuk menjalankan Free Avast Antivirus 6.0, komputer yang diperlukan minimal Pentium 3 dengan RAM 128 MB serta hardisk 300 MB. Dapat berjalan di Windows XP ( SP 2 atau lebih tinggi), Windows Vista ( kecuali starter Edition) serta Windows 7.

Download Free Avast Antivirus 6.0 (51.57 MB)

Read More...

Jumat, 08 April 2011

Mozilla Firefox Versi 4 Portable/Installer

Leave a Comment
Setelah selama setahun terakhir dikembangkan secara intensif, akhirnya web browser opensource, Mozilla Firefox 4 (Final) akhirnya dirilis. Dibandingkan dengan versi sebelumnya, Firefox 3.6, versi 4 ini tampil dengan tampilan dan berbagai fitur baru. Jika pengguna (pecinta) web browser kaya add-on ini, tentu versi baru ini tidak bisa dilewatkan begitu saja.

Berikut ulasan singkat beberapa fitur baru di Firefox 4.

Antarmuka (User Interface /UI) yang Baru

Tampilan utamanya sudah di design ulang, kini tampil mirip dengan Opera atau Google Chrome. Menu-menu tidak ditampilkan, melainkan hanya tampil tombol Firefox dan langsung tab-tab halaman web yang dibuka.

Dengan fitur ini, tampilan konten halaman web yang kita akses menjadi lebih lebar, cocok untuk pengguna layar monitor dengan resolusi kecil seperti di laptop atau notebook. Jika menu-menu klasik masih tampil, untuk mengubah ke tampilan baru, pilih menu View > Menu Bar ( untuk tampilan baru, pengaturannya melalui tombol Firefox pilih menu Options).

Berbagai menu bisa diakses melalui satu tombol saja, yaitu tombol Firefox yang ada di pojok kiri atas.

Manajemen Tabs
Tampilan tab yang berada di atas bisa di ubah ke bawah dengan klik kanan area kosong di kanan tab dan memilih menu Tabs on Top. Selanjutnya kita bisa mengubah tab menjadi App Tabs yang hanya tampil icon saja dan alamat ini akan otomatis dibuka ketika kita menjalankan Firefox untuk pertama kali.

Untuk menjadikan App Tab, klik kanan tab web yang suda kita buka kemudian pilih menu Pin as App Tab. Untuk mengembalikan, klik kanan App tab dan pilih menu Unpin Tab

Panorama
Jika kita membuka banyak halaman web, maka tab yang muncul menjadi banyak dan kadang cukup merepotkan. Dengan fitur panorama kita bisa membuat halaman web (tab-tab) de dalam group. Caranya klik panah kecil yang ada di pojok kanan atas (sebelum tombol minimize) dan pilih menu Tab Groups atau tekan tombol Ctrl+Shift+E.

Kita bisa menggeser tampilan-tampilan web dan menggabung menjadi satu group. Gambar-gambar bisa di geser antar group atau keluar group. Untuk membuat group baru kita tinggal membuat bentuk kotak dengan mouse. Setiap group bisa di tambahkan judul dengan cara klik bagian judul (title) group.

Peningkatan Keamanan (Security)

Kita bisa memanfaatkan dan mendapatkan berbagai fitur keamanan yang lebih baik, sehingga dengan makin banyaknya ancaman dari internet, proteksi akan lebih baik. Misalnya kita bisa menggunakan fitur Private Browsing agar tidak meninggalkan bekas atau data pribadi/penting di komputer.

Performa dan kecepatan yang makin meningkat

Firefox 4 kembali meningkatkan performa web browser terbaru ini. Kemampuan untuk memproses javascript menjadi semakin cepat beberapa kali dibanding versi sebelumnya.

Selain itu Akselerasi hardware juga didukung oleh Firefox 4. Dengan fitur ini maka tampilan video, grafik 2D maupun 3D di web browser akan didukung dan dapat ditampilkan dengan lebih baik dan cepat.

Selain beberapa fitur diatas, masih banyak peningkatan dan tambahan fitur lainnya. Selengkapnya bisa langsung mengunjungi fitur-fitur Firefox 4.

Firefox 4 versi Portable

Bagi anda yang masih ingin mencoba tanpa harus menginstall dan masih tetap menggunakan versi lama, alternatifnya bisa menggunakan versi Portable. Versi ini tidak perlu di install dan dapat juga dijalankan dari USB Flashdisk secara langsung. Dapat dijalankan di WIndows 2000 sampai windows 7 serta di Linux dengan Wine.

Download Firefox 4 versi Portable (Windows dan Linux)
Download Firefox 4 Installer ( Tersedia untuk : Windows , Mac OS X dan Linux )

Read More...